Melakukan evaluasi diri adalah salah satu cara untuk menyiasati berbagai permasalahan dalam hidup kita, agar kita dapat hidup bahagia. Coba perhatikan sekeliling Anda, apakah Anda sudah melupakan hal-hal yang dulu membuat Anda bahagia. Telusuri satu persatu hal yang mampu membangkitkan semangat hidup Anda kembali!
Di bawah ini adalah 12 rahasia untuk hidup bahagia:
1. Ubah Situasi. Hidup itu penuh pilihan. Jika Anda merasa mentok menghadapi suatu masalah, jangan langsung memvisualisasikan 'jalan buntu' di depan Anda. Segera ubah situasi. Cari cara untuk dapatkan solusinya. Misalnya, jika beban kerja Anda rasakan sudah melewati batas, cobalah mencari kemungkinan untuk mendelegasikan sebagian pekerjaan Anda kepada orang lain
2. Jangan bosan belajar, membuat perubahan dan meminta maaf. Anda tidak pernah terlalu tua untuk berbuat baik. Ingatlah, jika hari ini Anda berbuat baik, Anda akan mendapatkan imbalannya di lain hari. Setiap hari berarti! .
3. terima apa yang tidak bisa diubah. Stres bisa terjadi setiap saat. Misalnya, ketika sedang melakukan pekerjaan menumpuk dan dikejar waktu, tiba-tiba lampu padam, dan komputer tidak bisa digunakan. Dari pada meratapi masalah, lebih baik Anda menerima apa yang terjadi serta berpikir positif bahwa suatu saat lampu akan hidup kembali. Gunakan waktu tersebut untuk beristirahat, misalnya. Rasa panik hanya akan menuntun Anda ke arah stress yang berlebihan.
4. Cara Anda mengelola stres menentukan kualitas hidup Anda. Coba ikuti kegiatan sosial. Penelitian mengungkapkan bahwa menjadi relawan memberi manfaat yang sangat besar bagi ketenangan jiwa seseorang.
5. Manjakan diri. Stres memiliki 'kontribusi' yang cukup besar dalam kondisi kesehatan seseorang. Siasati stres dengan memberikan 'jeda' pada aktivitas harian Anda. Mulailah memanjakan diri, dengan melakukan relaksasi untuk menenangkan pikiran. Hargai dan perhatikan diri Anda.
6. Lenyapkan rasa cemas. Kadangkala, kita sering mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi. Padahal, mungkin saja 80% dari apa yang Anda cemaskan belum tentu terjadi. Jadi, jangan teralu cepat meramal sesuatu hal buruk akan terjadi pada Anda. Bebaskan pikiran kita dari kecemasan yang tak beralasan!
7. Ungkapkan kebahagiaan Anda. Biasakan berbicara dengan kata-kata yang membangkitkan rasa gembira dan sikap positif. Kata-kata bisa mempengaruhi emosi dan sikap Anda, sehingga situasi ini bisa memacu semangat Anda.
8. Satu senyuman membuat hidup Anda bersemangat. Jadi tersenyumlah. Orang lain yang melihat Anda, pasti akan ikut bahagia.
9.Rasa cinta itu menyembuhkan. Tebarkan kasih sayang Anda ke semua orang yang Anda cintai. Bina huhungan dengan orang-orang terdekat yang dapat membuat Anda bahagia. Rasa bahagia itu menular. Maka carilah orang-orang yang bisa menularkan rasa bahagia itu kepada Anda.
10.Yakin pada diri sendiri. Berhenti berharap pada orang lain. Kebahagiaan tidak bergantung pada orang lain, tetapi ada dalam diri Anda sendiri.
11. Realisasikan impian Anda. Mimpi adalah faktor pemicu yang bisa menjadi titik awal dari masa depan yang lebih cerah dan bahagia!Banyak orang sukses yang memulai usahanya dengan mimpi yang besar
12. Asah spiritualitas. Banyaklah berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan untuk menjernihkan pikiran Anda.
Kamis, 08 April 2010
Tua Kaya Raya atau Sengsara, Mana Pilihan Anda?
Tua Kaya Raya atau Sengsara, Mana Pilihan Anda?
________________________________________
Merupakan hal yang cukup unik, mengingat kita begitu mudah untuk berbelanja atau menukar ponsel lama kita dengan ponsel baru, dibandingkan dengan untuk menabung. Atau nongkrong berjam-jam di kafe mahal yang sekali nongkrong bisa menghabiskan uang ratusan ribu rupiah dibandingkan menabung. Berbagai gaya hidup metropolis lainnya yang tanpa sadar menjadi “siluman” pengeruk uang kita. Sebenarnya ada beberapa cara agar menabung bisa dijadikan sebagai gaya hidup kita,
berikut tipsnya:
1. Punya impian
Ada orang bijak yang mengatakan, ”Tak ada yang lebih menyakitkan daripada hidup tidak punya impian.” Jadi mulailah dengan mempunyai impian. Ada salah satu klien saya yang mempunyai impian sederhana tapi sangat spesifik, yaitu membeli rumah tanpa utang ketika mencapai umur 40 tahun (umurnya sekarang 25 tahun). Setelah melalui perhitungan dan analisa risiko, dia menabung setiap bulan sebesar Rp 2,5 juta ke dalam reksa dana saham yang terus-menerus di-rebalancing, sehingga pada umur 40 tahun, dia bisa membeli rumah idamannya.
2. 2. "Pay your self first before you pay others"
Ketika kita gajian tiap bulan, atau ketika kita menerima uang, seringkali kita harus membayar orang lain lebih dulu, membayar perusahaan listrik untuk tagihan listrik, membayar perusahaan telepon untuk tagihan telepon, membayar gaji pembantu, membayar uang sekolah, dan sisanya (kalau ada sisa), barulah dipikir-pikir untuk menabung (kalau tidak tergoda sale di mal).
Kalau caranya begini, kapan kita bisa kaya? Kapan kita bisa pensiun dini? Dan yang terpenting, kapan bisa tercapai tujuan keuangan kita tanpa utang? Cara yang terbaik adalah pay your self first, gaji diri Anda terlebih dahulu, tabung uang Anda di awal bulan, investasikan uang Anda di awal ketika Anda menerima uang. Sebab “gaji” yang Anda bayarkan ke diri Anda sendiri ini, akan dapat mewujudkan impian Anda tanpa anda perlu berutang ke sana ke mari.
3. 3. Pikir sejuta kali, kalau perlu semiliar kali untuk berutang
Bila Anda punya pikiran, “Sepertinya enak nih, naik mobil pribadi, capek naik motor terus, tapi uang di tabungan belum cukup, utang aja ah”, pikir sejuta kali. Atau, Anda punya pikiran seperti ini, ”Sepatunya keren banget, diskon 10% lagi, tapi belum gajian nih. Gesek aja ah, nanti pas gajian baru dibayar (dijamin, pas gajian pun, tidak dibayar)”, pikir semiliar kali.
Amerika, perekonomiannya sedang mengalami deep crisis karena utang. Amerika, negara superpower pun bisa terkena krisis karena utang mortgage, apalagi kita. Bunga bank terutama bunga kartu kredit yang mencapai 3-3,5% per bulan atau 42 % per tahun, merupakan utang yang sangat mahal. Investasi mana yang bisa memberikan return sebesar itu per tahun? Jadi please, consider, consider and reconsider again, kalau Anda ingin berutang.
4. 4. Bergaya hidup sederhana
Warren Buffet, salah satu pria terkaya di dunia, pemilik perusahaan Berkshire Hathaway, yang selembar saham perusahaannya mencapai nilai ribuan dollar, mempunyai gaya hidup yang sangat menarik. Dia tinggal di rumah yang sama yang dia beli 30 tahun yang lalu, dan setiap anaknya hanya diberi uang yang cukup sedikit untuk ukuran orang superkaya seperti dirinya.
Dia tidak terlena dengan gaya hidup mewah, sebab Buffet tahu benar, extravaganza life style comes with the expensive price. Oleh sebab itu, dia tidak pernah tertarik untuk bergaya hidup mewah. Rumah yang besar, pajaknya pun pasti mahal, begitu juga dengan perawatannya.
Bila keempat langkah tadi sudah berhasil diterapkan, bersiaplah untuk menyambut masa depan yang lebih terjamin, nyaman, dan pasti terbebas dari lilitan utang. Don’t worry, pengorbanan yang Anda lakukan sekarang, akan berbuah sangat manis di kemudian hari. Jadi pilih mana? Muda gemar menabung tua kaya raya, atau muda hura hura mati sengsara? The choice is yours.
________________________________________
Merupakan hal yang cukup unik, mengingat kita begitu mudah untuk berbelanja atau menukar ponsel lama kita dengan ponsel baru, dibandingkan dengan untuk menabung. Atau nongkrong berjam-jam di kafe mahal yang sekali nongkrong bisa menghabiskan uang ratusan ribu rupiah dibandingkan menabung. Berbagai gaya hidup metropolis lainnya yang tanpa sadar menjadi “siluman” pengeruk uang kita. Sebenarnya ada beberapa cara agar menabung bisa dijadikan sebagai gaya hidup kita,
berikut tipsnya:
1. Punya impian
Ada orang bijak yang mengatakan, ”Tak ada yang lebih menyakitkan daripada hidup tidak punya impian.” Jadi mulailah dengan mempunyai impian. Ada salah satu klien saya yang mempunyai impian sederhana tapi sangat spesifik, yaitu membeli rumah tanpa utang ketika mencapai umur 40 tahun (umurnya sekarang 25 tahun). Setelah melalui perhitungan dan analisa risiko, dia menabung setiap bulan sebesar Rp 2,5 juta ke dalam reksa dana saham yang terus-menerus di-rebalancing, sehingga pada umur 40 tahun, dia bisa membeli rumah idamannya.
2. 2. "Pay your self first before you pay others"
Ketika kita gajian tiap bulan, atau ketika kita menerima uang, seringkali kita harus membayar orang lain lebih dulu, membayar perusahaan listrik untuk tagihan listrik, membayar perusahaan telepon untuk tagihan telepon, membayar gaji pembantu, membayar uang sekolah, dan sisanya (kalau ada sisa), barulah dipikir-pikir untuk menabung (kalau tidak tergoda sale di mal).
Kalau caranya begini, kapan kita bisa kaya? Kapan kita bisa pensiun dini? Dan yang terpenting, kapan bisa tercapai tujuan keuangan kita tanpa utang? Cara yang terbaik adalah pay your self first, gaji diri Anda terlebih dahulu, tabung uang Anda di awal bulan, investasikan uang Anda di awal ketika Anda menerima uang. Sebab “gaji” yang Anda bayarkan ke diri Anda sendiri ini, akan dapat mewujudkan impian Anda tanpa anda perlu berutang ke sana ke mari.
3. 3. Pikir sejuta kali, kalau perlu semiliar kali untuk berutang
Bila Anda punya pikiran, “Sepertinya enak nih, naik mobil pribadi, capek naik motor terus, tapi uang di tabungan belum cukup, utang aja ah”, pikir sejuta kali. Atau, Anda punya pikiran seperti ini, ”Sepatunya keren banget, diskon 10% lagi, tapi belum gajian nih. Gesek aja ah, nanti pas gajian baru dibayar (dijamin, pas gajian pun, tidak dibayar)”, pikir semiliar kali.
Amerika, perekonomiannya sedang mengalami deep crisis karena utang. Amerika, negara superpower pun bisa terkena krisis karena utang mortgage, apalagi kita. Bunga bank terutama bunga kartu kredit yang mencapai 3-3,5% per bulan atau 42 % per tahun, merupakan utang yang sangat mahal. Investasi mana yang bisa memberikan return sebesar itu per tahun? Jadi please, consider, consider and reconsider again, kalau Anda ingin berutang.
4. 4. Bergaya hidup sederhana
Warren Buffet, salah satu pria terkaya di dunia, pemilik perusahaan Berkshire Hathaway, yang selembar saham perusahaannya mencapai nilai ribuan dollar, mempunyai gaya hidup yang sangat menarik. Dia tinggal di rumah yang sama yang dia beli 30 tahun yang lalu, dan setiap anaknya hanya diberi uang yang cukup sedikit untuk ukuran orang superkaya seperti dirinya.
Dia tidak terlena dengan gaya hidup mewah, sebab Buffet tahu benar, extravaganza life style comes with the expensive price. Oleh sebab itu, dia tidak pernah tertarik untuk bergaya hidup mewah. Rumah yang besar, pajaknya pun pasti mahal, begitu juga dengan perawatannya.
Bila keempat langkah tadi sudah berhasil diterapkan, bersiaplah untuk menyambut masa depan yang lebih terjamin, nyaman, dan pasti terbebas dari lilitan utang. Don’t worry, pengorbanan yang Anda lakukan sekarang, akan berbuah sangat manis di kemudian hari. Jadi pilih mana? Muda gemar menabung tua kaya raya, atau muda hura hura mati sengsara? The choice is yours.
Jumat, 02 April 2010
Pidato anak 12 tahun membungkam para pemimpin dunia di pbb
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita..
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita..
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
Selasa, 02 Maret 2010
GOBLOK atau PINTAR??? (kisah BOB SADINO)
Pasti Anda bingung dengan judulnya, ‘goblok’ kok dipelajari!
Awalnya saya juga bingung, tapi setelah bertemu langsung dengan Om Bob (pangilan akrab Bob Sadino), baru percaya bahwa statement itu benar.
Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang ‘Nyleneh’ gaya dan pola pikirnya.
Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan ‘kostumnya’ yang selalu bercelana pendek.
Begitulah cara Om Bob bertemu dengan semua presiden negeri ini.
Di kediamannya di kawasan Lebak Bulus sebesar 2 hektar,
dia membuat kami pusing dengan statement-statement nya yang super Nyleneh.
Misalnya dia tanya, “Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa Jay?”
Spontan kita jawab,”Cari untung om!”
Kemudian Om Bob balik menjawab,”Kalo saya cari rugi!”
Dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung?
Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi?
Maknanya adalah, rugi tak perlu ditakuti.
Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan) dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah.
Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5 juta dan masih bekerja sampai sekarang.
Goblok atau Pintar? Trus apa maknanya belajar ‘Goblok’?
Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau bahkan melangkahpun tak berani.
Om Bob bilang, kalo orang ‘goblok’ itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha.
Kalau orang pinter, menghitungnya ‘njlimet’, jadi nggak mulai-mulai usahanya.
Orang ‘goblok’ berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut.
Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya.
Nah, kalau orang ‘goblok’, dia akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya, untuk menjalankan usahanya.
Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untk menutupi kekurangannya.
“Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau “Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar.
Lain hal dengan orang ‘goblok’, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang ‘belajar’.
Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ‘goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita.
Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan.
Buahnya, orang ‘goblok’ yang jadi bossnya orang pintar.
Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ‘goblok’.
Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok?
Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ‘goblok’?
Jika Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus, berarti Anda mulai ….Goblok!
Kalau Anda emosi, berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om Bob lho..!
Filosofi ‘goblok’
Bob Sadino dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir.
Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri.
Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi, dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana?
Edited: angel.crime
Awalnya saya juga bingung, tapi setelah bertemu langsung dengan Om Bob (pangilan akrab Bob Sadino), baru percaya bahwa statement itu benar.
Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang ‘Nyleneh’ gaya dan pola pikirnya.
Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan ‘kostumnya’ yang selalu bercelana pendek.
Begitulah cara Om Bob bertemu dengan semua presiden negeri ini.
Di kediamannya di kawasan Lebak Bulus sebesar 2 hektar,
dia membuat kami pusing dengan statement-statement nya yang super Nyleneh.
Misalnya dia tanya, “Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa Jay?”
Spontan kita jawab,”Cari untung om!”
Kemudian Om Bob balik menjawab,”Kalo saya cari rugi!”
Dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung?
Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi?
Maknanya adalah, rugi tak perlu ditakuti.
Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan) dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah.
Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5 juta dan masih bekerja sampai sekarang.
Goblok atau Pintar? Trus apa maknanya belajar ‘Goblok’?
Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau bahkan melangkahpun tak berani.
Om Bob bilang, kalo orang ‘goblok’ itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha.
Kalau orang pinter, menghitungnya ‘njlimet’, jadi nggak mulai-mulai usahanya.
Orang ‘goblok’ berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut.
Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya.
Nah, kalau orang ‘goblok’, dia akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya, untuk menjalankan usahanya.
Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untk menutupi kekurangannya.
“Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau “Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar.
Lain hal dengan orang ‘goblok’, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang ‘belajar’.
Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ‘goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita.
Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan.
Buahnya, orang ‘goblok’ yang jadi bossnya orang pintar.
Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ‘goblok’.
Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok?
Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ‘goblok’?
Jika Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus, berarti Anda mulai ….Goblok!
Kalau Anda emosi, berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om Bob lho..!
Filosofi ‘goblok’
Bob Sadino dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir.
Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri.
Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi, dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana?
Edited: angel.crime
KACA SPION...Refleksi Seorang Andy Noya (Kick Andy)... :)
Kaca Spion (Catatan Andy Noya (kick Andi))....
Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri
Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta . Tapi, suatu hari ada kerinduan
dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk baca buku,
melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan. Gado-gado yang dulu
selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado
yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu
ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal
ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya
juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda? malamnya, soal
gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang
mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.
Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu mampir ke
perpustakaan Soemantri Brodjonegoro. Ini tempat favorit saya. Selain karena
harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib yang tidak mampu
saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya merasa begitu bahagia.
Biasanya satu sampai dua jam saya di sana . Jika masih ada waktu, saya
melahap buku-buku yang saya minati. Bau harum buku, terutama buku baru,
sungguh membuat pikiran terang dan hati riang. Sebelum meninggalkan
perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak gado-gado di sudut jalan, di
luar pagar. Kain penutupnya khas, warna hitam. Menurut saya, waktu itu,
inilah gado-gado paling enak seantero Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring
sudah termasuk lontong. Makan sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada
uang lebih, saya pasti nambah satu piring lagi. Tahun berganti tahun. Drop
out dari kuliah, saya bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku Apa dan
Siapa Orang Indonesia . Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis
Indonesia . Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA. Karir sayaterus
meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media Indonesia dan
Metro TV.
Sampai suatu hari, kerinduan itu datang. Saya rindu makan gado-gado di sudut
jalan itu. Tetapi ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya menjadi
gundah. Kegundahan yang aneh. Kepada istri saya utarakan kegundahan
tersebut. Saya risau saya sudah berubah dan tidak lagi menjadi diri saya
sendiri. Padahal sejak kecil saya berjanji jika suatu hari kelak saya punya
penghasilan yang cukup, punya mobil sendiri, dan punya rumah sendiri, saya
tidak ingin berubah. Saya tidak ingin menjadi sombong karenanya.
Hal itu berkaitan dengan pengalaman masa kecil saya di Surabaya . Sejak
kecil saya benci orang kaya. Ada kejadian yang sangat membekas dan menjadi
trauma masa kecil saya. Waktu itu umur saya sembilan tahun. Saya bersama
seorang teman berboncengan sepeda hendak bermain bola. Sepeda milik teman
yang saya kemudikan menyerempet sebuah mobil. Kaca spion mobil itu patah.
Begitu takutnya, bak kesetanan saya berlari pulang. Jarak 10 kilometer saya
tempuh tanpa berhenti. Hampir pingsan rasanya. Sesampai di rumah saya
langsung bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Upaya yang sebenarnya
sia-sia. Sebab waktu itu kami hanya tinggal di sebuah garasi
mobil, di Jalan Prapanca. Garasi mobil itu oleh pemiliknya disulap menjadi
kamar untuk disewakan kepada kami. Dengan ukuran kamar yang cuma enam kali
empat meter, tidak akan sulit menemukan saya. Apalagi tempat tidur di mana
saya bersembunyi adalah satu-satunya tempat tidur di ruangan itu. Tak lama
kemudian, saya mendengar keributan di luar. Rupanya sang pemilik mobil
datang. dengan suara keras dia marah-marah dan mengancam ibu saya. Intinya
dia meminta ganti rugi atas kerusakan mobilnya.
Pria itu, yang cuma saya kenali dari suaranya yang keras dan tidak
bersahabat, akhirnya pergi setelah ibu berjanji akan mengganti kaca spion
mobilnya. Saya ingat harga kaca spion itu Rp 2.000. Tapi uang senilai itu,
pada tahun 1970, sangat besar. Terutama bagi ibu yang mengandalkan
penghasilan dari menjahit baju. Sebagai gambaran, ongkos menjahit baju waktu
itu Rp 1.000 per potong. Satu baju memakan waktu dua minggu. Dalam sebulan,
order jahitan tidak menentu. Kadang sebulan ada tiga, tapi lebih sering cuma
satu. Dengan penghasilan dari menjahit itulah kami - ibu, dua kakak, dan
saya - harus bisa bertahan hidup sebulan.
Setiap bulan ibu harus mengangsur ganti rugi kaca spion tersebut. Setiap
akhir bulan sang pemilik mobil, atau utusannya, datang untuk mengambil uang.
Begitu berbulan-bulan. Saya lupa berapa lama ibu harus menyisihkan uang
untuk itu. Tetapi rasanya tidak ada habis-habisnya. Setiap akhir
bulan, saat orang itu datang untuk mengambil uang, saya selalu ketakutan. Di
mata saya dia begitu jahat. Bukankah dia kaya? Apalah artinya kaca spion
mobil baginya? Tidakah dia berbelas kasihan melihat kondisi ibu dan kami
yang hanya menumpang di sebuah garasi?
Saya tidak habis mengerti betapa teganya dia. Apalagi jika melihat wajah ibu
juga gelisah menjelang saat-saat pembayaran tiba. Saya benci pemilik mobil
itu. Saya benci orang-orang yang naik mobil mahal. Saya benci orang kaya.
Untuk menyalurkan kebencian itu, sering saya mengempeskan ban mobil-mobil
mewah. Bahkan anak-anak orang kaya menjadi sasaran saya. Jika musim
layangan, saya main ke kompleks perumahan orang-orang kaya. Saya menawarkan
jasa menjadi tukang gulung benang gelasan ketika mereka adu layangan. Pada
saat mereka sedang asyik, diam-diam benangnya saya putus dan gulungan benang
gelasannya saya bawa lari. Begitu berkali-kali. Setiap berhasil
melakukannya, saya puas. Ada dendam yang terbalaskan.
Sampai remaja perasaan itu masih ada. Saya muak melihat orang-orang kaya di
dalam mobil mewah. Saya merasa semua orang yang naik mobil mahal jahat.
Mereka orang-orang yang tidak punya belas kasihan. Mereka tidak punya hati
nurani.
Nah, ketika sudah bekerja dan rindu pada gado-gado yang dulu semasa kuliah
begitu lezat, saya dihadapkan pada kenyataan rasa gado-gado itu tidak enak
di lidah. Saya gundah. Jangan-jangan sayalah yang sudah berubah. Hal yang
sangat saya takuti. Kegundahan itu saya utarakan kepada istri. Dia hanya
tertawa. ''Andy Noya, kamu tidak usah merasa bersalah. Kalau gado-gado
langgananmu dulu tidak lagi nikmat, itu karena sekarang kamu sudah pernah
merasakan berbagai jenis makanan. Dulu mungkin kamu hanya bisa makan
gado-gado di pinggir jalan. Sekarang,
apalagi sebagai wartawan, kamu punya kesempatan mencoba makanan yang
enak-enak. Citarasamu sudah meningkat,'' ujarnya. Ketika dia melihat saya
tetap gundah, istri saya mencoba meyakinkan, "Kamu berhak untuk itu. Sebab
kamu sudah bekerja keras." Tidak mudah untuk untuk menghilangkan perasaan
bersalah itu. Sama sulitnya dengan meyakinkan diri saya waktu itu bahwa
tidak semua orang kaya itu jahat. Dengan karir yang terus meningkat dan gaji
yang saya terima, ada ketakutan saya akan berubah. Saya takut perasaan saya
tidak lagi sensisitif. Itulah kegundahan hati saya setelah makan gado-gado
yang berubah rasa. Saya takut bukan rasa gado-gado yang berubah, tetapi
sayalah yang berubah. Berubah menjadi sombong.
Ketakutan itu memang sangat kuat. Saya tidak ingin menjadi tidak sensitif.
Saya tidak ingin menjadi seperti pemilik mobil yang kaca spionnya saya
tabrak. Kesadaran semacam itu selalu saya tanamkan dalam hati. Walau dalam
kehidupan sehari-hari sering menghadapi ujian. Salah satunya ketika mobil
saya ditabrak sepeda motor dari belakang. Penumpang dan orang yang dibonceng
terjerembab. Pada siang terik, ketika jalanan macet, ditabrak dari belakang,
sungguh ujian yang berat untuk tidak marah. Rasanya ingin melompat dan
mendamprat pemilik motor yang menabrak saya. Namun, saya terkejut ketika
menyadari yang dibonceng adalah seorang ibu tua dengan kebaya lusuh.
Pengemudi motor adalah anaknya. Mereka berdua pucat pasi. Selain karena
terjatuh, tentu karena melihat mobil saya penyok. Hanya dalam sekian detik
bayangan masa kecil saya melintas. Wajah pucat itu serupa dengan wajah saya
ketika menabrak kaca spion.
Wajah yang merefleksikan ketakutan akan akibat yang harus mereka tanggung.
Sang ibu, yang ecet-lecet di lutut dan sikunya, berkali-kali meminta maaf
atas keteledoran anaknya. Dengan mengabaikan lukanya, dia berusaha
meluluhkan hati saya. Setidaknya agar saya tidak menuntut ganti rugi.
Sementara sang anak terpaku membisu. Pucat pasi. Hati yang panas segera
luluh. Saya tidak ingin mengulang apa yang pernah terjadi pada saya. Saya
tidak boleh membiarkan benih kebencian lahir siang itu. Apalah artinya mobil
yang penyok berbanding beban yang harus mereka pikul.
Maka saya bersyukur. Bersyukur pernah berada di posisi mereka. Dengan begitu
saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Setidaknya siang itu saya tidak
ingin lahir sebuah benih kebencian. Kebencian seperti yang pernah saya
rasakan dulu. Kebencian yang lahir dari pengalaman hidup
yang pahit.
Refleksi:
Mengapa harus sombong dengan kekayaan yang kita miliki, karena kekayaan
tiada berguna sama sekali, lebih baik menghidupkan lagi rasa toleransi yang
ada pada diri untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri
Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta . Tapi, suatu hari ada kerinduan
dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk baca buku,
melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan. Gado-gado yang dulu
selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado
yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu
ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal
ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya
juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda? malamnya, soal
gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang
mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.
Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu mampir ke
perpustakaan Soemantri Brodjonegoro. Ini tempat favorit saya. Selain karena
harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib yang tidak mampu
saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya merasa begitu bahagia.
Biasanya satu sampai dua jam saya di sana . Jika masih ada waktu, saya
melahap buku-buku yang saya minati. Bau harum buku, terutama buku baru,
sungguh membuat pikiran terang dan hati riang. Sebelum meninggalkan
perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak gado-gado di sudut jalan, di
luar pagar. Kain penutupnya khas, warna hitam. Menurut saya, waktu itu,
inilah gado-gado paling enak seantero Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring
sudah termasuk lontong. Makan sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada
uang lebih, saya pasti nambah satu piring lagi. Tahun berganti tahun. Drop
out dari kuliah, saya bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku Apa dan
Siapa Orang Indonesia . Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis
Indonesia . Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA. Karir sayaterus
meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media Indonesia dan
Metro TV.
Sampai suatu hari, kerinduan itu datang. Saya rindu makan gado-gado di sudut
jalan itu. Tetapi ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya menjadi
gundah. Kegundahan yang aneh. Kepada istri saya utarakan kegundahan
tersebut. Saya risau saya sudah berubah dan tidak lagi menjadi diri saya
sendiri. Padahal sejak kecil saya berjanji jika suatu hari kelak saya punya
penghasilan yang cukup, punya mobil sendiri, dan punya rumah sendiri, saya
tidak ingin berubah. Saya tidak ingin menjadi sombong karenanya.
Hal itu berkaitan dengan pengalaman masa kecil saya di Surabaya . Sejak
kecil saya benci orang kaya. Ada kejadian yang sangat membekas dan menjadi
trauma masa kecil saya. Waktu itu umur saya sembilan tahun. Saya bersama
seorang teman berboncengan sepeda hendak bermain bola. Sepeda milik teman
yang saya kemudikan menyerempet sebuah mobil. Kaca spion mobil itu patah.
Begitu takutnya, bak kesetanan saya berlari pulang. Jarak 10 kilometer saya
tempuh tanpa berhenti. Hampir pingsan rasanya. Sesampai di rumah saya
langsung bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Upaya yang sebenarnya
sia-sia. Sebab waktu itu kami hanya tinggal di sebuah garasi
mobil, di Jalan Prapanca. Garasi mobil itu oleh pemiliknya disulap menjadi
kamar untuk disewakan kepada kami. Dengan ukuran kamar yang cuma enam kali
empat meter, tidak akan sulit menemukan saya. Apalagi tempat tidur di mana
saya bersembunyi adalah satu-satunya tempat tidur di ruangan itu. Tak lama
kemudian, saya mendengar keributan di luar. Rupanya sang pemilik mobil
datang. dengan suara keras dia marah-marah dan mengancam ibu saya. Intinya
dia meminta ganti rugi atas kerusakan mobilnya.
Pria itu, yang cuma saya kenali dari suaranya yang keras dan tidak
bersahabat, akhirnya pergi setelah ibu berjanji akan mengganti kaca spion
mobilnya. Saya ingat harga kaca spion itu Rp 2.000. Tapi uang senilai itu,
pada tahun 1970, sangat besar. Terutama bagi ibu yang mengandalkan
penghasilan dari menjahit baju. Sebagai gambaran, ongkos menjahit baju waktu
itu Rp 1.000 per potong. Satu baju memakan waktu dua minggu. Dalam sebulan,
order jahitan tidak menentu. Kadang sebulan ada tiga, tapi lebih sering cuma
satu. Dengan penghasilan dari menjahit itulah kami - ibu, dua kakak, dan
saya - harus bisa bertahan hidup sebulan.
Setiap bulan ibu harus mengangsur ganti rugi kaca spion tersebut. Setiap
akhir bulan sang pemilik mobil, atau utusannya, datang untuk mengambil uang.
Begitu berbulan-bulan. Saya lupa berapa lama ibu harus menyisihkan uang
untuk itu. Tetapi rasanya tidak ada habis-habisnya. Setiap akhir
bulan, saat orang itu datang untuk mengambil uang, saya selalu ketakutan. Di
mata saya dia begitu jahat. Bukankah dia kaya? Apalah artinya kaca spion
mobil baginya? Tidakah dia berbelas kasihan melihat kondisi ibu dan kami
yang hanya menumpang di sebuah garasi?
Saya tidak habis mengerti betapa teganya dia. Apalagi jika melihat wajah ibu
juga gelisah menjelang saat-saat pembayaran tiba. Saya benci pemilik mobil
itu. Saya benci orang-orang yang naik mobil mahal. Saya benci orang kaya.
Untuk menyalurkan kebencian itu, sering saya mengempeskan ban mobil-mobil
mewah. Bahkan anak-anak orang kaya menjadi sasaran saya. Jika musim
layangan, saya main ke kompleks perumahan orang-orang kaya. Saya menawarkan
jasa menjadi tukang gulung benang gelasan ketika mereka adu layangan. Pada
saat mereka sedang asyik, diam-diam benangnya saya putus dan gulungan benang
gelasannya saya bawa lari. Begitu berkali-kali. Setiap berhasil
melakukannya, saya puas. Ada dendam yang terbalaskan.
Sampai remaja perasaan itu masih ada. Saya muak melihat orang-orang kaya di
dalam mobil mewah. Saya merasa semua orang yang naik mobil mahal jahat.
Mereka orang-orang yang tidak punya belas kasihan. Mereka tidak punya hati
nurani.
Nah, ketika sudah bekerja dan rindu pada gado-gado yang dulu semasa kuliah
begitu lezat, saya dihadapkan pada kenyataan rasa gado-gado itu tidak enak
di lidah. Saya gundah. Jangan-jangan sayalah yang sudah berubah. Hal yang
sangat saya takuti. Kegundahan itu saya utarakan kepada istri. Dia hanya
tertawa. ''Andy Noya, kamu tidak usah merasa bersalah. Kalau gado-gado
langgananmu dulu tidak lagi nikmat, itu karena sekarang kamu sudah pernah
merasakan berbagai jenis makanan. Dulu mungkin kamu hanya bisa makan
gado-gado di pinggir jalan. Sekarang,
apalagi sebagai wartawan, kamu punya kesempatan mencoba makanan yang
enak-enak. Citarasamu sudah meningkat,'' ujarnya. Ketika dia melihat saya
tetap gundah, istri saya mencoba meyakinkan, "Kamu berhak untuk itu. Sebab
kamu sudah bekerja keras." Tidak mudah untuk untuk menghilangkan perasaan
bersalah itu. Sama sulitnya dengan meyakinkan diri saya waktu itu bahwa
tidak semua orang kaya itu jahat. Dengan karir yang terus meningkat dan gaji
yang saya terima, ada ketakutan saya akan berubah. Saya takut perasaan saya
tidak lagi sensisitif. Itulah kegundahan hati saya setelah makan gado-gado
yang berubah rasa. Saya takut bukan rasa gado-gado yang berubah, tetapi
sayalah yang berubah. Berubah menjadi sombong.
Ketakutan itu memang sangat kuat. Saya tidak ingin menjadi tidak sensitif.
Saya tidak ingin menjadi seperti pemilik mobil yang kaca spionnya saya
tabrak. Kesadaran semacam itu selalu saya tanamkan dalam hati. Walau dalam
kehidupan sehari-hari sering menghadapi ujian. Salah satunya ketika mobil
saya ditabrak sepeda motor dari belakang. Penumpang dan orang yang dibonceng
terjerembab. Pada siang terik, ketika jalanan macet, ditabrak dari belakang,
sungguh ujian yang berat untuk tidak marah. Rasanya ingin melompat dan
mendamprat pemilik motor yang menabrak saya. Namun, saya terkejut ketika
menyadari yang dibonceng adalah seorang ibu tua dengan kebaya lusuh.
Pengemudi motor adalah anaknya. Mereka berdua pucat pasi. Selain karena
terjatuh, tentu karena melihat mobil saya penyok. Hanya dalam sekian detik
bayangan masa kecil saya melintas. Wajah pucat itu serupa dengan wajah saya
ketika menabrak kaca spion.
Wajah yang merefleksikan ketakutan akan akibat yang harus mereka tanggung.
Sang ibu, yang ecet-lecet di lutut dan sikunya, berkali-kali meminta maaf
atas keteledoran anaknya. Dengan mengabaikan lukanya, dia berusaha
meluluhkan hati saya. Setidaknya agar saya tidak menuntut ganti rugi.
Sementara sang anak terpaku membisu. Pucat pasi. Hati yang panas segera
luluh. Saya tidak ingin mengulang apa yang pernah terjadi pada saya. Saya
tidak boleh membiarkan benih kebencian lahir siang itu. Apalah artinya mobil
yang penyok berbanding beban yang harus mereka pikul.
Maka saya bersyukur. Bersyukur pernah berada di posisi mereka. Dengan begitu
saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Setidaknya siang itu saya tidak
ingin lahir sebuah benih kebencian. Kebencian seperti yang pernah saya
rasakan dulu. Kebencian yang lahir dari pengalaman hidup
yang pahit.
Refleksi:
Mengapa harus sombong dengan kekayaan yang kita miliki, karena kekayaan
tiada berguna sama sekali, lebih baik menghidupkan lagi rasa toleransi yang
ada pada diri untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.
SERBA-SERBI TENTANG INDONESIA
1.Indonesia berada di urutan ke 5 di 10 besar negara yang memiliki utang luar negeri terbesar di dunia setelah Brazil, Rusia, Meksiko, dan Cina dengan total utang luar negeri US$150,875,000,000 Di bawah Indonesia masih ada Argentina, Korea Utara, Turki, India dan Thailand.
2.27.1% orang Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Secara global, tidak mengecewakan karena urutan pertama ditempati oleh Palestina, Liberia dan Moldova masing masing sekitar 80%. Indonesia masih berada di urutan 88 dari 134 negara. Garis kemiskinan terendah ditempati Cina Taiwan yang hanya 0.9% dari jumlah penduduknya.
3. Dari 1000 kelahiran bayi di Indonesia, terdapat 35 yang meninggal sehingga infant mortality di Indonesia berada di urutan ke 77 di dunia dari 226 negara. Tertinggi adalah Negara Anggola (187) diikuti Afganistan (163). Paling rendah dari kategori ini adalah Singapore, hanya 2.29.
4.Hanya 12.1% orang Indonesia yang belum bisa membaca saat ini. Ini termasuk urutan ke 96 dari 177 negara. Ranking pertama yaitu hanya 0.1% berbagi 20 negara yaitu: Australia, Austria, Belgia, Kanada, Republik Czech, Denmark, Finland, Perancis, Georgia, Jerman, Islandia, Irlandia, Jepang, Luxemburg, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Swedia, Inggris dan
Amerika Serikat
5.Dari daftar negara pengguna Internet terbanyak, Indonesia menempati urutan ke 18 dengan jumlah pengguna kurang lebih 8 juta orang dibawah (AS, Cina, Jepang, Jerman, Korsel, Inggris, Perancis, Itali, India, Kanada, Meksiko, Spanyol, Australia, Polandia, Malaysia, dan Belanda)
6.Orang Indonesia menghabiskan 19,7 jam per minggu untuk menonton televisi (urutan ke 5 di dunia) . Thailand menempati urutan pertama (22 jam), Filipina (21), Mesir (20.9) dan Turki (20.2)
7.Dari 159 Negara yang dipersepsikan sebagai Negara yang bersih dari Korupsi, Indonesia menempati urutan ke 137 bersama-sama dengan Kamerun, Ethiopia, Irak, Liberia dan Uzbeskitan. Lima negara bersih korupsi dari atas adalah : Islandia, Finlandia, Selandia Baru, Denmark, Singapura. Masih ada beberapa negara di bawah Indonesia dan urutan terakhir ditempati Bangladesh dan Chad, sebuah negara di Afrika Tengah.
8.Kebebasan Pers di Indonesia berada di urutan ke 102 sebagai negara yang memiliki kebebasan Pers paling baik dari 167 negara. Kebebasan Pers terburuk dipegang negara Korea Utara. Sementara paling atas ditempati Finland, diikuti oleh Islandia, Norwegia, Belanda dan Denmark.
9.Rata-rata orang Indonesia dapat bertahan hidup sampai dengan usia 69 tahun, ini menempatkan Indonesia di urutan terbaik 138 dari 225 negara. Andorra menempati urutan pertama (83) diikuti Macau (82) dan San Marino, Singapore, Hongkong dan Jepang masing-masing (81 tahun)
10.10.90% angka pengangguran formal terdeteksi di Indonesia. Ini menempati urutan ke 109 dari 196 negara. Zimbabwe, Liberia dan Nauru berada di tingkat paling bawah masing-masing 80%, 85% dan 90%. Di Andorra dan Norfolk Island hampir dipastikan tidak ada penggangguran (0%)
11.Untuk tinggal, Jakarta termasuk dalam 50 besar sebagai kota yang termahal. Dari 71 negara, Jakarta ada pada urutan ke 50 dengan index rate 55.5 termasuk harga sewa rumah, apartment. Kota termahal di dunia dipegang oleh London dengan index 122 diikuti Oslo, New York, Tokyo, Copenhagen, Hong Kong, Zurich, Paris, Chicago dan Geneve. Urutan terakhir di 3 paling
bawah adalah : Karachi, Boenos Aires, Mumbay.
12.Tim Sepak Bola Indonesia berada di urutan 110, versi Ranking FIFA. 10 besar masih dipegang oleh Brazil, Ceko, Belanda, Meksiko, USA, Spanyol, Portugal, Perancis, Argentina dan Inggris. Paling bawah masih ada Amerikan Samoa, Guam, Turks and Caucus Island.
13.Jakarta Indonesia termasuk dalam 10 besar kota terbesar di dunia dan masuk dalam urutan ke empat setelah Seoul, Sao paolo dan Mumbay. Di bawah Jakarta adalah Karachi, Moscow, Istanbul, Mexico dan Shanghai.
sumber:http://standalone.blogsome.com/2006/07/03/serba-serbi-tentang-indonesia/
2.27.1% orang Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Secara global, tidak mengecewakan karena urutan pertama ditempati oleh Palestina, Liberia dan Moldova masing masing sekitar 80%. Indonesia masih berada di urutan 88 dari 134 negara. Garis kemiskinan terendah ditempati Cina Taiwan yang hanya 0.9% dari jumlah penduduknya.
3. Dari 1000 kelahiran bayi di Indonesia, terdapat 35 yang meninggal sehingga infant mortality di Indonesia berada di urutan ke 77 di dunia dari 226 negara. Tertinggi adalah Negara Anggola (187) diikuti Afganistan (163). Paling rendah dari kategori ini adalah Singapore, hanya 2.29.
4.Hanya 12.1% orang Indonesia yang belum bisa membaca saat ini. Ini termasuk urutan ke 96 dari 177 negara. Ranking pertama yaitu hanya 0.1% berbagi 20 negara yaitu: Australia, Austria, Belgia, Kanada, Republik Czech, Denmark, Finland, Perancis, Georgia, Jerman, Islandia, Irlandia, Jepang, Luxemburg, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Swedia, Inggris dan
Amerika Serikat
5.Dari daftar negara pengguna Internet terbanyak, Indonesia menempati urutan ke 18 dengan jumlah pengguna kurang lebih 8 juta orang dibawah (AS, Cina, Jepang, Jerman, Korsel, Inggris, Perancis, Itali, India, Kanada, Meksiko, Spanyol, Australia, Polandia, Malaysia, dan Belanda)
6.Orang Indonesia menghabiskan 19,7 jam per minggu untuk menonton televisi (urutan ke 5 di dunia) . Thailand menempati urutan pertama (22 jam), Filipina (21), Mesir (20.9) dan Turki (20.2)
7.Dari 159 Negara yang dipersepsikan sebagai Negara yang bersih dari Korupsi, Indonesia menempati urutan ke 137 bersama-sama dengan Kamerun, Ethiopia, Irak, Liberia dan Uzbeskitan. Lima negara bersih korupsi dari atas adalah : Islandia, Finlandia, Selandia Baru, Denmark, Singapura. Masih ada beberapa negara di bawah Indonesia dan urutan terakhir ditempati Bangladesh dan Chad, sebuah negara di Afrika Tengah.
8.Kebebasan Pers di Indonesia berada di urutan ke 102 sebagai negara yang memiliki kebebasan Pers paling baik dari 167 negara. Kebebasan Pers terburuk dipegang negara Korea Utara. Sementara paling atas ditempati Finland, diikuti oleh Islandia, Norwegia, Belanda dan Denmark.
9.Rata-rata orang Indonesia dapat bertahan hidup sampai dengan usia 69 tahun, ini menempatkan Indonesia di urutan terbaik 138 dari 225 negara. Andorra menempati urutan pertama (83) diikuti Macau (82) dan San Marino, Singapore, Hongkong dan Jepang masing-masing (81 tahun)
10.10.90% angka pengangguran formal terdeteksi di Indonesia. Ini menempati urutan ke 109 dari 196 negara. Zimbabwe, Liberia dan Nauru berada di tingkat paling bawah masing-masing 80%, 85% dan 90%. Di Andorra dan Norfolk Island hampir dipastikan tidak ada penggangguran (0%)
11.Untuk tinggal, Jakarta termasuk dalam 50 besar sebagai kota yang termahal. Dari 71 negara, Jakarta ada pada urutan ke 50 dengan index rate 55.5 termasuk harga sewa rumah, apartment. Kota termahal di dunia dipegang oleh London dengan index 122 diikuti Oslo, New York, Tokyo, Copenhagen, Hong Kong, Zurich, Paris, Chicago dan Geneve. Urutan terakhir di 3 paling
bawah adalah : Karachi, Boenos Aires, Mumbay.
12.Tim Sepak Bola Indonesia berada di urutan 110, versi Ranking FIFA. 10 besar masih dipegang oleh Brazil, Ceko, Belanda, Meksiko, USA, Spanyol, Portugal, Perancis, Argentina dan Inggris. Paling bawah masih ada Amerikan Samoa, Guam, Turks and Caucus Island.
13.Jakarta Indonesia termasuk dalam 10 besar kota terbesar di dunia dan masuk dalam urutan ke empat setelah Seoul, Sao paolo dan Mumbay. Di bawah Jakarta adalah Karachi, Moscow, Istanbul, Mexico dan Shanghai.
sumber:http://standalone.blogsome.com/2006/07/03/serba-serbi-tentang-indonesia/
Karena pimpinan sidang BODOH rapat paripurana ricuh!!!!
Setelah pembacaan hasil Pansus Century oleh Ketua Pansus Century Idrus Marham, banjir interupsi langsung menyeruak di sidang paripurna DPR. Gara-gara banjir interupsi, sidang pun ricuh. Sejumlah anggota DPR teriak dan sebagian lagi bergerak maju menuju meja pimpinan DPR.
Hingga pukul 15.25 WIB, Selasa (2/3/2010), suasana ricuh masih berlangsung. Ketua DPR Marzuki Alie meminta peserta sidang untuk tertib. "Tolong pimpinan juga diberi kesempatan bicara," kata Marzuki.
Interupsi pertama dilakukan oleh Bambang Soesatyo, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Bambang mengingatkan mengenai usulan Pansus agar sidang paripurna diselesaikan hari ini, dengan melakukan voting.
Setelah itu banyak sekali anggota DPR yang melakukan interupsi. Antara lain Akbar Faizal dan beberapa orang dari Partai Demokrat, termasuk Irawadi Syamsuddin. Kericuhan semakin terjadi saat anggota Fraksi Partai Demokrat menyampaikan bukti baru ke pimpinan DPR.
Anggota DPR dari FKB Lily Wahid meminta interupsi, namun dicuekin. Sampai akhirnya sekitar pukul 12.15 WIB, sejumlah anggota DPR bergerak dari kursinya dan maju ke pimpinan DPR.
Karena para interuptor tak diakomodir, akhirnya semaki banyak anggota DPR yang merangsek ke maju pimpinan sidang. Bahkan, nyaris terjadi baku hantam. Teriakan-teriakan anggota DPR terus menggema. Hingga pukul 12.30 WIB, kericuhan masih berlangsung dan belum reda.
sumber detik.com
Hingga pukul 15.25 WIB, Selasa (2/3/2010), suasana ricuh masih berlangsung. Ketua DPR Marzuki Alie meminta peserta sidang untuk tertib. "Tolong pimpinan juga diberi kesempatan bicara," kata Marzuki.
Interupsi pertama dilakukan oleh Bambang Soesatyo, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Bambang mengingatkan mengenai usulan Pansus agar sidang paripurna diselesaikan hari ini, dengan melakukan voting.
Setelah itu banyak sekali anggota DPR yang melakukan interupsi. Antara lain Akbar Faizal dan beberapa orang dari Partai Demokrat, termasuk Irawadi Syamsuddin. Kericuhan semakin terjadi saat anggota Fraksi Partai Demokrat menyampaikan bukti baru ke pimpinan DPR.
Anggota DPR dari FKB Lily Wahid meminta interupsi, namun dicuekin. Sampai akhirnya sekitar pukul 12.15 WIB, sejumlah anggota DPR bergerak dari kursinya dan maju ke pimpinan DPR.
Karena para interuptor tak diakomodir, akhirnya semaki banyak anggota DPR yang merangsek ke maju pimpinan sidang. Bahkan, nyaris terjadi baku hantam. Teriakan-teriakan anggota DPR terus menggema. Hingga pukul 12.30 WIB, kericuhan masih berlangsung dan belum reda.
sumber detik.com
Pansus Century Ricuh JK Sayangkan Sikap Otoriter Marzuki
Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menyayangkan kericuhan yang terjadi dalam Paripurna Century. JK menilai, faktor gaya kepemimpinan Ketua DPR Marzuki Alie menjadi salah satu faktor insiden itu.
"Tentu itu juga faktornya (penutupan sidang sepihak oleh Marzuki). Emosi lawan emosi dalam keadaan seperti itu begitulah jadinya," ujar JK.
JK mengatakan hal itu usai menjadi pembicara dalam kuliah umum berjudul 'Demokrasi dan Pemerintahan yang Efektif' di kampus Fisip Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (2/3/2010).
JK berharap, kasus Century cepat selesai. "Tinggal voting, ada sikap. Pasti selesai besok," kata mantan wapres ini.
Sebelumnya Marzuki menutup sidang paripurna Century secara sepihak. Padahal saat itu masih banyak anggota dewan yang melakukan interupsi. Akhirnya kericuhan pun terjadi.
sumber:detik.com
"Tentu itu juga faktornya (penutupan sidang sepihak oleh Marzuki). Emosi lawan emosi dalam keadaan seperti itu begitulah jadinya," ujar JK.
JK mengatakan hal itu usai menjadi pembicara dalam kuliah umum berjudul 'Demokrasi dan Pemerintahan yang Efektif' di kampus Fisip Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (2/3/2010).
JK berharap, kasus Century cepat selesai. "Tinggal voting, ada sikap. Pasti selesai besok," kata mantan wapres ini.
Sebelumnya Marzuki menutup sidang paripurna Century secara sepihak. Padahal saat itu masih banyak anggota dewan yang melakukan interupsi. Akhirnya kericuhan pun terjadi.
sumber:detik.com
Gaya Rambut yang Mempertegas Karakter Wajah
Senin, 1/3/2010 | 17:15 WIB
KOMPAS.com - Anda pasti tahu seperti apa bentuk atau model pakaian yang akan membuat tubuh Anda terlihat lebih langsing. Nah, hal yang sama juga berlaku untuk wajah. Wajah akan terbingkai sempurna jika kita bisa memilih potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah kita.
Penata rambut para selebriti, Carlos Vera, memberikan bocoran tentang penataan rambut untuk wajah bulat, kotak, oval dan wajah berbentuk hati. Tentukan terlebih dahulu seperti apa bentuk wajah Anda, setelah itu pilih potongan rambut yang pas untuk bentuk wajah Anda.
1. Wajah bulat
Wajah bulat umumnya terlihat lebar pada bagian pipi dan garis rahang yang terlihat lebih halus. Dahi terlihat sempit. Mereka yang punya bentuk wajah seperti ini adalah Kate Bosworth, Cameron Diaz, dan Catherine Zeta Jones. Pemilik wajah bulat umumnya cocok menggunakan potongan rambut yang panjang, lurus, dan sedikit bervolume.
2. Wajah persegi
Lindsay Lohan adalah salah satu contoh pemilik wajah persegi. Ciri-cirinya, dahi lebar, dan rahang yang terlihat kokoh. Mereka yang punya bentuk wajah seperti ini lebih baik membuat potongan rambut dengan gaya layer yang bisa membuat rambut terlihat tidak terlalu mengembang. Rambut yang tidak terlalu bervolume akan membuat tatanan rambut terlihat natural. Selain itu, jangan memotong rambut terlalu pendek.
Tutupi bagian rahang yang terlihat kaku dengan layer. Sedikit poni juga bisa menutupi bagian dahi yang lebar. Tiru saja potongan rambut Demi Moore dan Sandra Bullock.
3. Wajah bentuk hati
Victoria Beckham adalah contoh pemilik wajah dengan bentuk hati. Mereka yang wajahnya berbentuk seperti itu umumnya memiliki dagu yang mengecil atau runcing. Keuntungannya, mereka cocok dengan potongan rambut apa pun. Agar tampil maksimal atau seksi, tambahkan sedikit gelombang pada rambut Anda sehingga akan menonjolkan sturuktur tulang wajah.
4. Wajah oval
Mereka yang punya wajah oval cocok menggunakan potongan rambut berponi dengan banyak volume. Selebriti dengan bentuk wajah seperti ini adalah Kate Hudson, Jessica Alba, dan Kim Kardashian. Tampilan ini juga cocok untuk mempertegas tulang pipi.
KOMPAS.com - Anda pasti tahu seperti apa bentuk atau model pakaian yang akan membuat tubuh Anda terlihat lebih langsing. Nah, hal yang sama juga berlaku untuk wajah. Wajah akan terbingkai sempurna jika kita bisa memilih potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah kita.
Penata rambut para selebriti, Carlos Vera, memberikan bocoran tentang penataan rambut untuk wajah bulat, kotak, oval dan wajah berbentuk hati. Tentukan terlebih dahulu seperti apa bentuk wajah Anda, setelah itu pilih potongan rambut yang pas untuk bentuk wajah Anda.
1. Wajah bulat
Wajah bulat umumnya terlihat lebar pada bagian pipi dan garis rahang yang terlihat lebih halus. Dahi terlihat sempit. Mereka yang punya bentuk wajah seperti ini adalah Kate Bosworth, Cameron Diaz, dan Catherine Zeta Jones. Pemilik wajah bulat umumnya cocok menggunakan potongan rambut yang panjang, lurus, dan sedikit bervolume.
2. Wajah persegi
Lindsay Lohan adalah salah satu contoh pemilik wajah persegi. Ciri-cirinya, dahi lebar, dan rahang yang terlihat kokoh. Mereka yang punya bentuk wajah seperti ini lebih baik membuat potongan rambut dengan gaya layer yang bisa membuat rambut terlihat tidak terlalu mengembang. Rambut yang tidak terlalu bervolume akan membuat tatanan rambut terlihat natural. Selain itu, jangan memotong rambut terlalu pendek.
Tutupi bagian rahang yang terlihat kaku dengan layer. Sedikit poni juga bisa menutupi bagian dahi yang lebar. Tiru saja potongan rambut Demi Moore dan Sandra Bullock.
3. Wajah bentuk hati
Victoria Beckham adalah contoh pemilik wajah dengan bentuk hati. Mereka yang wajahnya berbentuk seperti itu umumnya memiliki dagu yang mengecil atau runcing. Keuntungannya, mereka cocok dengan potongan rambut apa pun. Agar tampil maksimal atau seksi, tambahkan sedikit gelombang pada rambut Anda sehingga akan menonjolkan sturuktur tulang wajah.
4. Wajah oval
Mereka yang punya wajah oval cocok menggunakan potongan rambut berponi dengan banyak volume. Selebriti dengan bentuk wajah seperti ini adalah Kate Hudson, Jessica Alba, dan Kim Kardashian. Tampilan ini juga cocok untuk mempertegas tulang pipi.
Zidane: Mending Mati daripada Maaf ke Materazzi
Selasa, 2/3/2010 | 01:04 WIB
MADRID, KOMPAS.com — Rasa sakit yang dialami Zinedine Zidane karena dilecehkan Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006 tampaknya begitu dalam. Bahkan, dia tak mau memaafkannya, juga tak mau meminta maaf karena telah menyeruduk dadanya. Baginya, lebih baik mati daripada meminta maaf kepada Materazzi.
"Saya hanya akan meminta maaf kepada sepak bola, para suporter, dan tim," katanya kepada surat kabar Spanyol, El Pais, yang diterbitkan Senin (1/3/2010).
Pada final Piala Dunia 2006 antara Perancis dan Italia, Materazzi memang memprovokasi Zidane. Dia melecehkan ibu dan adik perempuannya. Sontak, Zidane marah dan berbalik menyeruduk defender Italia itu hingga terjatuh. Zidane pun terkena kartu merah dan Perancis akhirnya kalah dalam adu penalti.
"Setelah pertandingan itu, saya masuk ruang ganti dan mengatakan kepada mereka (tim) saya minta maaf. Saya tidak akan mengubah sesuatu. Tetapi, untuk Materazzi, saya tidak bisa. Tidak akan pernah, tidak pernah. Rasanya tidak terhormat jika saya meminta maaf kepadanya," ungkapnya.
"Saya meminta maaf kepada siapa saja, tapi bukan kepada Materazzi. Saya lebih baik mati (daripada meminta maaf ke Materazzi). Banyak orang jahat dan bahkan saya tak mau mendengar dia bicara," tegasnya.
"Banyak hal terjadi di lapangan. Hal semacam itu sering terjadi terhadap saya. Tetapi dalam peristiwa itu, saya tidak bisa mengendalikan diri. Jika meminta maaf, maka sama saja saya membenarkan tindakannya. Bagiku, ucapannya tak normal," tambahnya.
Kata-kata Materazzi memang menyakitkan. Dia menyebut ibu Zidane sebagai pelacur. Bahkan, dia juga mengatakan telah meniduri adik perempuan Zidane.
"Lebih dari sekali mereka menghina ibu saya dan saya tak pernah meresponsnya. Tapi, itu (hinaan Materazzi)... dan itu terjadi. Ibu saya sedang sakit (saat itu). Ia dirawat di rumah sakit. Orang-orang itu tak tahu persoalan dan itu saat yang buruk" ungkap Zidane.
"Jika yang melakukan itu orang baik, misalnya Kaka, maka saya akan meminta maaf. Tapi untuk orang satu ini..." Zidane tak melanjutkan, tapi jelas yang dia maksud adalah Materazzi.
Zidane pensiun dari sepak bola profesional setelah turnamen tersebut dan kini bekerja sebagai penasihat Ketua Real Madrid Florentino Perez. (EPZ)
HPR
MADRID, KOMPAS.com — Rasa sakit yang dialami Zinedine Zidane karena dilecehkan Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006 tampaknya begitu dalam. Bahkan, dia tak mau memaafkannya, juga tak mau meminta maaf karena telah menyeruduk dadanya. Baginya, lebih baik mati daripada meminta maaf kepada Materazzi.
"Saya hanya akan meminta maaf kepada sepak bola, para suporter, dan tim," katanya kepada surat kabar Spanyol, El Pais, yang diterbitkan Senin (1/3/2010).
Pada final Piala Dunia 2006 antara Perancis dan Italia, Materazzi memang memprovokasi Zidane. Dia melecehkan ibu dan adik perempuannya. Sontak, Zidane marah dan berbalik menyeruduk defender Italia itu hingga terjatuh. Zidane pun terkena kartu merah dan Perancis akhirnya kalah dalam adu penalti.
"Setelah pertandingan itu, saya masuk ruang ganti dan mengatakan kepada mereka (tim) saya minta maaf. Saya tidak akan mengubah sesuatu. Tetapi, untuk Materazzi, saya tidak bisa. Tidak akan pernah, tidak pernah. Rasanya tidak terhormat jika saya meminta maaf kepadanya," ungkapnya.
"Saya meminta maaf kepada siapa saja, tapi bukan kepada Materazzi. Saya lebih baik mati (daripada meminta maaf ke Materazzi). Banyak orang jahat dan bahkan saya tak mau mendengar dia bicara," tegasnya.
"Banyak hal terjadi di lapangan. Hal semacam itu sering terjadi terhadap saya. Tetapi dalam peristiwa itu, saya tidak bisa mengendalikan diri. Jika meminta maaf, maka sama saja saya membenarkan tindakannya. Bagiku, ucapannya tak normal," tambahnya.
Kata-kata Materazzi memang menyakitkan. Dia menyebut ibu Zidane sebagai pelacur. Bahkan, dia juga mengatakan telah meniduri adik perempuan Zidane.
"Lebih dari sekali mereka menghina ibu saya dan saya tak pernah meresponsnya. Tapi, itu (hinaan Materazzi)... dan itu terjadi. Ibu saya sedang sakit (saat itu). Ia dirawat di rumah sakit. Orang-orang itu tak tahu persoalan dan itu saat yang buruk" ungkap Zidane.
"Jika yang melakukan itu orang baik, misalnya Kaka, maka saya akan meminta maaf. Tapi untuk orang satu ini..." Zidane tak melanjutkan, tapi jelas yang dia maksud adalah Materazzi.
Zidane pensiun dari sepak bola profesional setelah turnamen tersebut dan kini bekerja sebagai penasihat Ketua Real Madrid Florentino Perez. (EPZ)
HPR
Sabtu, 27 Februari 2010
pengertian visi dan misi
PENGERTIAN VISI DAN MISI
VISI adalah cara pandang jauh suatu pemikiran utk sesuatu yg lbh baik kedepannya nnti.
MISI adalah suatu yang hrs di emban atau dijalankan utk spy VISI bisa sesuai yg di harapkan kedepannya…
Contoh Visi Misi perusahaan.. “JASA RAHARJA”
VISI dan MISI
VISI
Menjadi perusahaan terkemuka di bidang Asuransi dengan mengutamakan penyelenggaraan program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
MISI
Catur Bakti Ekakarsa Jasa Raharja
1. Bakti kepada Masyarakat, dengan mengutamakan perlindungan dasar dan pelayanan prima sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
2. Bakti kepada Negara, dengan mewujudkan kinerja terbaik sebagai penyelenggara Program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib, serta Badan Usaha Milik Negara.
3. Bakti kepada Perusahaan, dengan mewujudkan keseimbangan kepentingan agar produktivitas dapat tercapai secara optimal demi kesinambungan Perusahaan.
4. Bakti kepada Lingkungan, dengan memberdayakan potensi sumber daya bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan.
VISI adalah cara pandang jauh suatu pemikiran utk sesuatu yg lbh baik kedepannya nnti.
MISI adalah suatu yang hrs di emban atau dijalankan utk spy VISI bisa sesuai yg di harapkan kedepannya…
Contoh Visi Misi perusahaan.. “JASA RAHARJA”
VISI dan MISI
VISI
Menjadi perusahaan terkemuka di bidang Asuransi dengan mengutamakan penyelenggaraan program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
MISI
Catur Bakti Ekakarsa Jasa Raharja
1. Bakti kepada Masyarakat, dengan mengutamakan perlindungan dasar dan pelayanan prima sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
2. Bakti kepada Negara, dengan mewujudkan kinerja terbaik sebagai penyelenggara Program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib, serta Badan Usaha Milik Negara.
3. Bakti kepada Perusahaan, dengan mewujudkan keseimbangan kepentingan agar produktivitas dapat tercapai secara optimal demi kesinambungan Perusahaan.
4. Bakti kepada Lingkungan, dengan memberdayakan potensi sumber daya bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan.
Jumat, 11 Desember 2009
papa
Bagi seorang yg sdh dewasa, yg sdg jauh dr orangtua, akan sering merasa kangen dgn mamanya. bgmn dgn papa?
Mungkin krn mama lbh sering menelepon utk menanyakan keadaan setiap hari. Tp tahukah kamu, jika trnyt papalah yg mengingatkan mama utk meneleponmu?
Saat kecil, mamalah yg lebih sering mendongeng. Tp tahukah kamu bhw sepulang papa bekerja dgn wajah lelah beliau selalu menanyakan apa yg kamu lakukan seharian.
Saat kamu sakit batuk/pilek, papa kadang membentak "sudah dibilang! jgn minum es!". Tp tahukah kamu bahwa papa khawatir?
Ketika kamu remaja, kamu menuntut utk dpt izin keluar malam. Papa dgn tegas berkata "tidak boleh!" Sadarkah kamu bhw papa hny ingin menjagamu? Krn bagi papa, kamu adlh sesuatu yg sangat berharga.
Saat kamu bisa lebih dipercaya, papapun melonggarkan peraturannya. Kamu akan memaksa utk melanggar jam malamnya.
Maka yg dilakukan papa adlh menunggu di ruang tamu dgn sangat khawatir.Ketika kamu dewasa,dan hrs kuliah di kota lain.
Papa harus melepasmu. Tahukah kamu bhw badan papa terasa kaku utk memelukmu? Dan papa sangat ingin menangis.
Di saat kamu memerlukan ini-itu, utk keperluan kuliahmu, papa hanya mengernyitkan dahi. Tp tanpa menolak, beliau memenuhinya.
Saat kamu diwisuda. Papa adlh org pertama y berdiri dan bertepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dan bangga. Sampai ketika teman pasanganmu datang utk meminta izin mengambilmu dari papa.
Papa akan sangat berhati-hati dlm memberi izin.Dan akhirnya..Saat papa melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yg dianggapnya pantas, papapun tersenyum bahagia.
Apa kamu tahu,bhw papa sempat pergi ke belakang dan menangis?Papa menangis krn papa sangat bahagia. Dan iapun berdoa "Ya Tuhan, tugasku telah selesai dgn baik.
Bahagiakan. Putra/i kecilku yg manis bersama pasangannya".Stlh itu papa hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk menjenguk Dgn rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu
Sent from my BlackBerry®
Mungkin krn mama lbh sering menelepon utk menanyakan keadaan setiap hari. Tp tahukah kamu, jika trnyt papalah yg mengingatkan mama utk meneleponmu?
Saat kecil, mamalah yg lebih sering mendongeng. Tp tahukah kamu bhw sepulang papa bekerja dgn wajah lelah beliau selalu menanyakan apa yg kamu lakukan seharian.
Saat kamu sakit batuk/pilek, papa kadang membentak "sudah dibilang! jgn minum es!". Tp tahukah kamu bahwa papa khawatir?
Ketika kamu remaja, kamu menuntut utk dpt izin keluar malam. Papa dgn tegas berkata "tidak boleh!" Sadarkah kamu bhw papa hny ingin menjagamu? Krn bagi papa, kamu adlh sesuatu yg sangat berharga.
Saat kamu bisa lebih dipercaya, papapun melonggarkan peraturannya. Kamu akan memaksa utk melanggar jam malamnya.
Maka yg dilakukan papa adlh menunggu di ruang tamu dgn sangat khawatir.Ketika kamu dewasa,dan hrs kuliah di kota lain.
Papa harus melepasmu. Tahukah kamu bhw badan papa terasa kaku utk memelukmu? Dan papa sangat ingin menangis.
Di saat kamu memerlukan ini-itu, utk keperluan kuliahmu, papa hanya mengernyitkan dahi. Tp tanpa menolak, beliau memenuhinya.
Saat kamu diwisuda. Papa adlh org pertama y berdiri dan bertepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dan bangga. Sampai ketika teman pasanganmu datang utk meminta izin mengambilmu dari papa.
Papa akan sangat berhati-hati dlm memberi izin.Dan akhirnya..Saat papa melihatmu duduk di pelaminan bersama seseorang yg dianggapnya pantas, papapun tersenyum bahagia.
Apa kamu tahu,bhw papa sempat pergi ke belakang dan menangis?Papa menangis krn papa sangat bahagia. Dan iapun berdoa "Ya Tuhan, tugasku telah selesai dgn baik.
Bahagiakan. Putra/i kecilku yg manis bersama pasangannya".Stlh itu papa hny bisa menunggu kedatanganmu brsm cucu-cucunya yg sesekali dtg utk menjenguk Dgn rambut yg memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu
Sent from my BlackBerry®
PIDATO ANAK 12 TH YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya."
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu" .
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya."
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu" .
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "
Jangan benci aku Mama!!!
Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami
mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak
yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur
4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan
membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung
kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya
tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah
rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5
tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur
12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.
Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang
mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah
saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu
cekali pada Mommy!"
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya
menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak
manis?"
"Nama saya Elic, Tante."
"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai
perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba
terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film
yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa
jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.
Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak
pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba
bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan
menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan
Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami
yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya
keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap
lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya
mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan
lamanya dan Eric..
Eric...
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan
sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang
terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa
pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan
kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya
pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.
Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai
menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat
seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat
itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian
kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,
Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena
tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal
Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai
pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti
itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia
belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis
ini untukmu..."
Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami
mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak
yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur
4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan
membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung
kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya
tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah
rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5
tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur
12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.
Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang
mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah
saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu
cekali pada Mommy!"
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya
menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak
manis?"
"Nama saya Elic, Tante."
"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai
perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba
terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film
yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa
jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.
Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak
pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba
bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan
menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan
Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami
yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya
keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap
lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya
mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan
lamanya dan Eric..
Eric...
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan
sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang
terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa
pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan
kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya
pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.
Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai
menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat
seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat
itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian
kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,
Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena
tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal
Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai
pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti
itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia
belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis
ini untukmu..."
Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
Waspada Hujan Sampah Antariksa pada 2012
BANDUNG, KOMPAS.com — Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengingatkan masyarakat akan bahaya akibat bakal maraknya sampah antariksa yang jatuh ke Bumi. Puncak potensi bahaya akibat sampah dari satelit yang tidak lagi terpakai ini terjadi pada 2012.
Hal itu diingatkan Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, di dalam acara Press Tour yang diadakan Kamis (10/12/2009). Acara ini diikuti sejumlah wartawan dari sejumlah media cetak ataupun elektronik.
"Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat siklus puncak. Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak. Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lama kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh," tutur profesor riset di bidang astronomi Lapan ini.
Saat itu, lanjut Thomas, diperkirakan hampir setiap hari sampah berupa satelit akan jatuh ke permukaan Bumi. Pada kondisi normal, rata-rata hanya dua satelit atau pecahannya yang jatuh per pekannya. Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.
"Namun, masyarakat jangan panik," katanya. Menurut dia, peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil.
"Secara keseluruhan, Bumi ini kan luas. Mayoritas seperti laut, gurun, dan hutan tidak berpenghuni. Jadi, peluangnya kecil," ucapnya.
Thomas memberi contoh, sebuah satelit rusak yang berada di atas langit Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bisa jatuh di Indonesia ataupun Arab Saudi dalam rentang jarak yang cukup jauh, yaitu 1.000 kilometer. "Makanya, ini sulit diprediksi akan jatuh di mana," ucapnya.
Pada 2003, saat terjadi puncak aktivitas matahari, Indonesia dihujani sampah-sampah ini. Pecahan yang jatuh sampai ke tanah, antara lain, di Bengkulu dengan ukuran 80 x 120 cm. Satelit Berposax juga sempat melintas di Indonesia pada Mei 2003. Pecahan yang terbesar, berukuran manusia, yaitu sisa Roket Soyus dan Cosmos terjadi pada Maret 1981 di Bengkulu.
Pernah pula dilaporkan sampah ini menimpa sapi, lalu SPBU. Namun, ini bukan di Indonesia, tutur Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa. Wah!
Hal itu diingatkan Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, di dalam acara Press Tour yang diadakan Kamis (10/12/2009). Acara ini diikuti sejumlah wartawan dari sejumlah media cetak ataupun elektronik.
"Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat siklus puncak. Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak. Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lama kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh," tutur profesor riset di bidang astronomi Lapan ini.
Saat itu, lanjut Thomas, diperkirakan hampir setiap hari sampah berupa satelit akan jatuh ke permukaan Bumi. Pada kondisi normal, rata-rata hanya dua satelit atau pecahannya yang jatuh per pekannya. Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.
"Namun, masyarakat jangan panik," katanya. Menurut dia, peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil.
"Secara keseluruhan, Bumi ini kan luas. Mayoritas seperti laut, gurun, dan hutan tidak berpenghuni. Jadi, peluangnya kecil," ucapnya.
Thomas memberi contoh, sebuah satelit rusak yang berada di atas langit Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bisa jatuh di Indonesia ataupun Arab Saudi dalam rentang jarak yang cukup jauh, yaitu 1.000 kilometer. "Makanya, ini sulit diprediksi akan jatuh di mana," ucapnya.
Pada 2003, saat terjadi puncak aktivitas matahari, Indonesia dihujani sampah-sampah ini. Pecahan yang jatuh sampai ke tanah, antara lain, di Bengkulu dengan ukuran 80 x 120 cm. Satelit Berposax juga sempat melintas di Indonesia pada Mei 2003. Pecahan yang terbesar, berukuran manusia, yaitu sisa Roket Soyus dan Cosmos terjadi pada Maret 1981 di Bengkulu.
Pernah pula dilaporkan sampah ini menimpa sapi, lalu SPBU. Namun, ini bukan di Indonesia, tutur Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa. Wah!
Harga Minyak Terus Turun
NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak tergelincir pada Kamis (10/12/2009) waktu setempat, memperpanjang penurunan baru-baru ini, di tengah keraguan terus-menerus tentang laju pemulihan dari resesi dan tanda-tanda permintaan energi lamban.
Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk Januari, merosot 13 sen menjadi ditutup pada 70,54 dollar AS per barrel, level rendah yang terakhir terlihat pada awal Oktober. Bahkan dalam perdagangan intraday, kontrak sempat menyusut di bawah 70 dollar AS.
Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari turun 53 sen menjadi menetap di 71,86 dollar per barrel.
Kontrak New York telah menumpahkan hampir delapan dolar, atau 10 persen dari nilai, dalam tujuh sesi penurunan berturut-turut.
Perdagangan New York sangat berhati-hati dengan latar belakang laporan ekonomi makro campuran, termasuk menyusutnya kesenjangan perdagangan AS, Italia yang keluar dari resesi dan krisis utang di Dubai dan Yunani.
Jason Schenker dari Prestige Economics mengatakan bahwa pedagang merasakan kekakuan untuk pemulihan dari resesi terburuk dalam beberapa dasawarsa. "Para pelaku pasar tampaknya akan datang perlahan-lahan ke realisasi bahwa pemulihan benar akan memakan waktu bertahun-tahun," katanya.
Dollar, bertahan mantap Kamis setelah menguat dalam beberapa hari terakhir, tidak mendukung sebuah kenaikan kecil harga kontrak berjangka New York dalam pembukaan perdagangan. "Pendulum sentimen pendulum telah berayun menuju pesimisme," kata analis MF Global Mike Fitzpatrick, membantu mendorong minyak turun ke 69,81 dollar AS selama sesi.
"Kami melihat 70 dollar AS per barel sebagai lantai bawah harga yang seharusnya tidak akan terlintasi untuk periode waktu yang berkelanjutan," kata Kevin Norrish dari Barclays Capital.
Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk Januari, merosot 13 sen menjadi ditutup pada 70,54 dollar AS per barrel, level rendah yang terakhir terlihat pada awal Oktober. Bahkan dalam perdagangan intraday, kontrak sempat menyusut di bawah 70 dollar AS.
Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari turun 53 sen menjadi menetap di 71,86 dollar per barrel.
Kontrak New York telah menumpahkan hampir delapan dolar, atau 10 persen dari nilai, dalam tujuh sesi penurunan berturut-turut.
Perdagangan New York sangat berhati-hati dengan latar belakang laporan ekonomi makro campuran, termasuk menyusutnya kesenjangan perdagangan AS, Italia yang keluar dari resesi dan krisis utang di Dubai dan Yunani.
Jason Schenker dari Prestige Economics mengatakan bahwa pedagang merasakan kekakuan untuk pemulihan dari resesi terburuk dalam beberapa dasawarsa. "Para pelaku pasar tampaknya akan datang perlahan-lahan ke realisasi bahwa pemulihan benar akan memakan waktu bertahun-tahun," katanya.
Dollar, bertahan mantap Kamis setelah menguat dalam beberapa hari terakhir, tidak mendukung sebuah kenaikan kecil harga kontrak berjangka New York dalam pembukaan perdagangan. "Pendulum sentimen pendulum telah berayun menuju pesimisme," kata analis MF Global Mike Fitzpatrick, membantu mendorong minyak turun ke 69,81 dollar AS selama sesi.
"Kami melihat 70 dollar AS per barel sebagai lantai bawah harga yang seharusnya tidak akan terlintasi untuk periode waktu yang berkelanjutan," kata Kevin Norrish dari Barclays Capital.
Ekonomi Dapat Tumbuh 6 Persen
JAKARTA, KOMPAS.com - Perekonomian Indonesia bisa tumbuh hingga 6 persen tahun 2010. Dengan demikian, target pemerintah bahwa ekonomi akan tumbuh pada level 5-5,5 persen pada tahun 2010 adalah target yang bisa dicapai tanpa harus bekerja keras sama sekali.
”Pertumbuhan 4 persen pada tahun 2009 sudah di tangan. Dengan demikian, tahun depan harus tumbuh 6 persen. Kalau 5,5 persen itu menunjukkan tidak ada keinginan untuk kerja keras,” ujar ekonom Faisal Basri di Jakarta, Kamis (10/12), dalam Seminar bertema ”Outlook 2010: Prospek Politik dan Ekonomi Indonesia” yang diselenggarakan kantor berita Antara.
Menurut Faisal, ekonomi bisa tumbuh lebih tinggi daripada perkiraan pemerintah karena kondisi ekspor-impor di negara lain mulai pulih. Perdagangan dunia bisa mendongkrak ekspor Indonesia. Atas dasar itu, pertumbuhan terendah tahun 2010 adalah 5,4 persen. Namun, jika semua program unggulan selesai, seperti layanan elektronik terpadu kepabeanan ekspor-impor/ National Single Windows (NSW) jalan dan Pelabuhan Tanjung Priok aktif 24 jam, ekonomi bisa tumbuh 6 persen.
Untuk itu, sektor manufaktur harus didorong tumbuh dari 1,3 persen menjadi 3,5-4 persen. Juga kebutuhan investasi senilai Rp 2.000 triliun bisa terpenuhi, baik dari perbankan Rp 400 triliun, investasi asing 10 miliar dollar AS (naik dari posisi sekarang hanya 1 miliar dollar AS), maupun tarikan pasar modal untuk menyerap dana asing Rp 500 triliun.
”Rata-rata kebutuhan dana investasi pada lima tahun mendatang adalah Rp 2.900 triliun per tahun. Selain itu, investasi asing juga harus masuk 10 miliar dollar AS karena berdasarkan pengalaman, sebagian besar investasi asing ini akan masuk ke manufaktur kita,” ujar Faisal.
Indonesia sebaiknya tidak cepat berpuas diri dengan catatan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif 4,5 persen tahun 2009 pada saat negara lain didera krisis sehingga mengalami pertumbuhan negatif. Sebab, negara dengan pertumbuhan negatif justru telah melampaui Indonesia, misalnya Jepang, yang sudah pulih dari pertumbuhan negatif menjadi positif 4,8 persen.
”Seharusnya dengan pertumbuhan positif 4,5 persen, Indonesia bisa melakukan lebih tinggi lagi,” ujar Faisal.
Secara terpisah, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan, ”Kalau ingin mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen, kita mesti menggalang investasi dari luar. Tidak bisa hanya investasi domestik.”
Menurut Johnny, investasi baru tersebut perlu didorong ke arah penyediaan infrastruktur, seperti jalan dan pembangkit listrik. Sektor otomotif bisa menjadi lokomotif penggerak untuk memecahkan masalah pengangguran.
”Pertumbuhan 4 persen pada tahun 2009 sudah di tangan. Dengan demikian, tahun depan harus tumbuh 6 persen. Kalau 5,5 persen itu menunjukkan tidak ada keinginan untuk kerja keras,” ujar ekonom Faisal Basri di Jakarta, Kamis (10/12), dalam Seminar bertema ”Outlook 2010: Prospek Politik dan Ekonomi Indonesia” yang diselenggarakan kantor berita Antara.
Menurut Faisal, ekonomi bisa tumbuh lebih tinggi daripada perkiraan pemerintah karena kondisi ekspor-impor di negara lain mulai pulih. Perdagangan dunia bisa mendongkrak ekspor Indonesia. Atas dasar itu, pertumbuhan terendah tahun 2010 adalah 5,4 persen. Namun, jika semua program unggulan selesai, seperti layanan elektronik terpadu kepabeanan ekspor-impor/ National Single Windows (NSW) jalan dan Pelabuhan Tanjung Priok aktif 24 jam, ekonomi bisa tumbuh 6 persen.
Untuk itu, sektor manufaktur harus didorong tumbuh dari 1,3 persen menjadi 3,5-4 persen. Juga kebutuhan investasi senilai Rp 2.000 triliun bisa terpenuhi, baik dari perbankan Rp 400 triliun, investasi asing 10 miliar dollar AS (naik dari posisi sekarang hanya 1 miliar dollar AS), maupun tarikan pasar modal untuk menyerap dana asing Rp 500 triliun.
”Rata-rata kebutuhan dana investasi pada lima tahun mendatang adalah Rp 2.900 triliun per tahun. Selain itu, investasi asing juga harus masuk 10 miliar dollar AS karena berdasarkan pengalaman, sebagian besar investasi asing ini akan masuk ke manufaktur kita,” ujar Faisal.
Indonesia sebaiknya tidak cepat berpuas diri dengan catatan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif 4,5 persen tahun 2009 pada saat negara lain didera krisis sehingga mengalami pertumbuhan negatif. Sebab, negara dengan pertumbuhan negatif justru telah melampaui Indonesia, misalnya Jepang, yang sudah pulih dari pertumbuhan negatif menjadi positif 4,8 persen.
”Seharusnya dengan pertumbuhan positif 4,5 persen, Indonesia bisa melakukan lebih tinggi lagi,” ujar Faisal.
Secara terpisah, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan, ”Kalau ingin mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen, kita mesti menggalang investasi dari luar. Tidak bisa hanya investasi domestik.”
Menurut Johnny, investasi baru tersebut perlu didorong ke arah penyediaan infrastruktur, seperti jalan dan pembangkit listrik. Sektor otomotif bisa menjadi lokomotif penggerak untuk memecahkan masalah pengangguran.
Sri Mulyani: "Aburizal Bakrie is Not Happy with Me"
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, keberadaan pansus Hak Angket Bank Century di parlemen merupakan upaya lawan politiknya untuk menjegal dirinya dari posisi Menteri Keuangan karena usaha Sri Mulyani yang melakukan reformasi birokrasi Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Departemen Keuangan memang menjadi pioner dalam menerapkan reformasi birokrasi.
Sri Mulyani dalam wawancaranya dengan harian bisnis The Wall Street Journal edisi Asia terbitan Kamis (10/12/2009) kembali menegaskan tindakan pemberian bailout terhadap Bank Century tersebut adalah untuk mencegah kepanikan terhadap para nasabah bank lainnya.
Dalam wawancaranya tersebut, Sri Mulyani bahkan terang-terangan menyebut nama mantan sejawatanya dalam Kabinet Indonesia Bersatu I, Aburizal Bakrie, yang sekarang menjadi Ketua Umum Golkar. "Aburizal Bakrie is not happy with me," kata Menkeu. "Saya tidak berharap seorang pun di Golkar akan adil atau baik kepada saya," tuturnya.
Menkeu menyebutkan, pangkal ketegangan antara dirinya dan Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, adalah saat dirinya menolak penghentian sementara saham-saham beberapa perusahaan milik keluarga Bakrie tahun lalu. Saat itu, saham-saham keluarga Bakrie rontok, terseret anjloknya saham Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu perusahaan pertambangan milik Bakrie. Selain BUMI, lima emiten lainnya adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Menurut Sri Mulyani, yang meminta penghentian perdagangan adalah Ical, panggilan Aburizal.
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham-saham Grup Bakrie mulai 7 Oktober 2008. Waktu itu saham BUMI sempat melorot hingga Rp 425 per saham, dari sekitar Rp 8.000-an per lembar.
Menkeu juga menambahkan, tahun lalu dirinya memberlakukan larangan bepergian kepada beberapa eksekutif perusahan tambang batu bara, termasuk kepada keluarga besar Bakrie, terkait perselisihan pembayaran royalti penjualan batu bara.
Sri Mulyani dalam wawancaranya dengan harian bisnis The Wall Street Journal edisi Asia terbitan Kamis (10/12/2009) kembali menegaskan tindakan pemberian bailout terhadap Bank Century tersebut adalah untuk mencegah kepanikan terhadap para nasabah bank lainnya.
Dalam wawancaranya tersebut, Sri Mulyani bahkan terang-terangan menyebut nama mantan sejawatanya dalam Kabinet Indonesia Bersatu I, Aburizal Bakrie, yang sekarang menjadi Ketua Umum Golkar. "Aburizal Bakrie is not happy with me," kata Menkeu. "Saya tidak berharap seorang pun di Golkar akan adil atau baik kepada saya," tuturnya.
Menkeu menyebutkan, pangkal ketegangan antara dirinya dan Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, adalah saat dirinya menolak penghentian sementara saham-saham beberapa perusahaan milik keluarga Bakrie tahun lalu. Saat itu, saham-saham keluarga Bakrie rontok, terseret anjloknya saham Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu perusahaan pertambangan milik Bakrie. Selain BUMI, lima emiten lainnya adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Menurut Sri Mulyani, yang meminta penghentian perdagangan adalah Ical, panggilan Aburizal.
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham-saham Grup Bakrie mulai 7 Oktober 2008. Waktu itu saham BUMI sempat melorot hingga Rp 425 per saham, dari sekitar Rp 8.000-an per lembar.
Menkeu juga menambahkan, tahun lalu dirinya memberlakukan larangan bepergian kepada beberapa eksekutif perusahan tambang batu bara, termasuk kepada keluarga besar Bakrie, terkait perselisihan pembayaran royalti penjualan batu bara.
Prita: Koin Simbol Pernyataan Rakyat untuk Mendapat Keadilan
JAKARTA, KOMPAS.com — Prita Mulyasari (32) mengaku terharu atas gerakan pengumpulan koin dan berbagai dukungan yang diberikan untuk membantu kasusnya.
"Koin adalah simbol paling kecil dalam mata uang rupiah kita. Itu bentuk pernyataan dari rakyat. Untuk mendapat keadilan di Republik Indonesia ini harus sampai menyerahkan koin," kata Prita, saat jumpa pers di Gedung DPD, Jakarta, Selasa (8/12).
Menurutnya, gerakan mengumpulkan koin itu merupakan kekecewaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. Dia berharap, ada perubahan penegakan hukum di Indonesia sehingga akhirnya menjadi lebih memihak terhadap rakyat kecil.
"Saya mengurut dada, saya enggak tahu, Indonesia kok begini, ironis tapi inilah yang terjadi," kata Prita.
"Koin adalah simbol paling kecil dalam mata uang rupiah kita. Itu bentuk pernyataan dari rakyat. Untuk mendapat keadilan di Republik Indonesia ini harus sampai menyerahkan koin," kata Prita, saat jumpa pers di Gedung DPD, Jakarta, Selasa (8/12).
Menurutnya, gerakan mengumpulkan koin itu merupakan kekecewaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. Dia berharap, ada perubahan penegakan hukum di Indonesia sehingga akhirnya menjadi lebih memihak terhadap rakyat kecil.
"Saya mengurut dada, saya enggak tahu, Indonesia kok begini, ironis tapi inilah yang terjadi," kata Prita.
Premium di Timika Rp 15.000 Per Liter
TIMIKA, KOMPAS.com — Harga premium eceran di Timika, Papua, saat ini mencapai kisaran Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per botol air mineral (isi 1,5 liter).
Menurut sejumlah pedagang premium eceran di Timika, Jumat (11/12/2009), kelangkaan premium telah berlangsung selama tiga pekan akibat minimnya pasokan dari Pertamina. "Sudah tiga minggu premium kosong sehingga harga eceran dijual sampai Rp 15.000 per liter," kata Syamsudin, salah satu pengecer premium di Jalan Cenderawasih Timika Jaya.
Sementara itu, dua stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Timika selama beberapa hari terakhir dipadati kendaraan roda dua dan empat serta masyarakat umum yang hendak membeli premium. Di SPBU Nawaripi Timika, Jumat, sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan empat terjebak antrean panjang menunggu pengisian premium.
Situasi di SPBU tersebut tampak kacau-balau lantaran banyak warga datang membawa jeriken-jeriken besar ke SPBU. Warga beralasan premium yang mereka beli untuk kebutuhan bahan bakar perahu motor untuk transportasi ke wilayah pesisir.
Rifai, staf operasional PT Mimika Timur Jaya, mengatakan, selama tiga hari terakhir premium yang disalurkan oleh Pertamina ke SPBU Nawaripi sebanyak 21 kiloliter (KL) dan SPBU Timika Jaya-SP2 sebanyak 24 KL.
Menurut sejumlah pedagang premium eceran di Timika, Jumat (11/12/2009), kelangkaan premium telah berlangsung selama tiga pekan akibat minimnya pasokan dari Pertamina. "Sudah tiga minggu premium kosong sehingga harga eceran dijual sampai Rp 15.000 per liter," kata Syamsudin, salah satu pengecer premium di Jalan Cenderawasih Timika Jaya.
Sementara itu, dua stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Timika selama beberapa hari terakhir dipadati kendaraan roda dua dan empat serta masyarakat umum yang hendak membeli premium. Di SPBU Nawaripi Timika, Jumat, sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan empat terjebak antrean panjang menunggu pengisian premium.
Situasi di SPBU tersebut tampak kacau-balau lantaran banyak warga datang membawa jeriken-jeriken besar ke SPBU. Warga beralasan premium yang mereka beli untuk kebutuhan bahan bakar perahu motor untuk transportasi ke wilayah pesisir.
Rifai, staf operasional PT Mimika Timur Jaya, mengatakan, selama tiga hari terakhir premium yang disalurkan oleh Pertamina ke SPBU Nawaripi sebanyak 21 kiloliter (KL) dan SPBU Timika Jaya-SP2 sebanyak 24 KL.
Langganan:
Postingan (Atom)